Tips Memilih Jas Pengantin yang Nyaman

Telah banyak tips yang diberikan mengenai pernikahan bagi calon pengantin wanita. Lalu, bagaimana dengan calon pengantin pria? Tidak kalah dengan calon pengantin wanita, pria juga harus mempersiapkan diri agar tampil maksimal dihari pernikahannya, diantaranya adalah menyiapkan busana dalam hal ini jas yang paling sesuai dengan calon pengantin pria. Sebagus apapun jas pengantin yang anda inginkan, semuanya jadi terlihat tidak indah jika anda tidak nyaman mengenakannya. Agar nyaman & membuat percaya diri, salah satu faktor penting adalah tepatnya ukuran jas pengantin tersebut. Untuk mendapatkan busana pengantin yaitu jas dengan ukuran yang pas untuk anda, berikut adalah tips yang bisa anda terapkan: Kenyamanan adalah kunci Pilihlah jas pengantin yang tidak hanya trendy, namun juga nyaman dikenakan. Dengan jas tersebut anda harus merasa nyaman dan dapat bergerak dengan mudah. Misalnya, saat anda mencobanya di butik, lakukan banyak gerakan memutar lengan, siku, pundak, dan berdirilah dengan tegak. Hal ini bertujuan agar anda benar-benar merasakan kenyamanan dan ukuran yang pas untuk jas pengantin anda. Anda nantinya akan mengenakan jas tersebut seharian penuh, jadi, sekali lagi, pastikan jas pengantin anda pas untuk anda! Ukurlah Yang satu ini tentu saja wajib dilakukan. Jangan hanya karena butik tersebut adalah butik terkenal, anda langsung menjatuhkan pilihan. Cobalah sekali lagi jas pengantin anda, setidaknya 2 hari sebelum hari H. Jangan anggap remeh proses yang satu ini. Anda akan terkejut betapa banyaknya ketidakcocokan yang akan anda temukan saat mencobanya beberapa hari sebelum hari H. Jika jas tersebut memang terasa tidak nyaman dan tidak pas bagi anda, anda masih memiliki waktu (walau super sempit) untuk menyewa jas lain yang lebih pas di tubuh anda. Jas anda harus pas dan terasa nyaman di leher dan bahu. Tidak rumit dikenakan. Cobalah anda berdiri dan duduk berulang-ulang dalam posisi jas dikancingkan. Hal ini untuk mengukur kenyamanan jas anda. Kemeja Lengan kemeja anda harus terlihat “keluar” dari lengan jas sekitar seperempat atau setengah inci. Sekali lagi, kemeja tersebut harus pas dikenakan di leher, bahu, dan pergelangan tangan. Vest atau Rompi Jika anda mengenakan rompi di antara kemeja dan jas pengantin anda, pastikan bahwa kancing rompi anda ada di satu garis yang sama dengan kancing jas anda. Celana panjang Hal yang satu ini juga perlu diperhatikan. Ukur panjang sebatas mata kaki, jangan terlalu pendek atau terlalu panjang. Anda pastilah tahu, ukuran celana yang nyaman bagi anda. Pastikan bahwa rietsletingnya berfungsi dengan baik, dan dengan mengenakannya anda dapat merasa nyaman bergerak. Dasi Baik dasi kupu-kupu ataupun dasi...
read more

Tips Merawat Jas

Bagi pria evergreen, memakai model jas yang bermerk ketika hadir di acara formal bisa memberikan poin plus. Penampilan jadi berwibawa, cocok dengan suasana. Tapi, banyak orang enggan menjatuhkan pilihan berbusana pada jas. Alasannya ribet saat mencuci atau menyetrika. Padahal, kalau tahu caranya, merawat jas bukan hal susah. Menurut Director of Rooms Hotel Bumi Surabaya T. Saragih, yang pertama harus diperhatikan sebelum mencuci jas adalah jenis kain. “Paling tidak, kita dapat melihat di label cara perawatan yang biasanya tertera pada jas. Jenis kain memengaruhi cara perawatan,” paparnya. Andai jas tidak dibuat pabrikan atau jasa tailor, si pemilik jangan segan-segan bertanya, terutama soal cara mencuci. “Ada model jas dari jenis kain yang tidak bisa dicuci washing (air, Red). Harus menggunakan dry clean,” tuturnya. Jenis kain itu, tambah dia, adalah wol. Jika dipaksa dengan air, jas bakal mengerut dan bergelombang. “Kondisi tersebut tidak bisa diperbaiki,” imbuh dia. Hal senada diungkapkan oleh Yoe Ming, pemilik Luwes Tailor & Textile. Menurut dia, jenis wol sangat sensitif dengan air. Bahkan, kala hujan, pemilik jas jenis itu harus menghindari air yang turun dari langit tersebut. “Kalau tidak bisa, menyusut ukurannya,” tuturnya. Cara mencuci, terang dia, lebih baik diinformasikan kepada orang yang tinggal serumah. Biasanya, orang yang tidak tahu menganggap mencuci harus menggunakan air. Padahal, ada juga pencucian kering. Saragih menyatakan punya pengalaman pribadi tentang salah mencuci. “Untung, itu cuma dasi,” tegas pria satu anak tersebut. Kala itu dia masih tinggal satu atap dengan sang ibu. Karena melihat dasi Saragih lama di gantungan baju setelah dipakai, sang ibu berinisiatif mencuci. Asumsinya, mencuci pasti menggunakan air. “Saya pulang kerja, lihat di jemuran, dasi sudah menggelembung-gelembung. Dasi sudah rusak,” kenang pria yang hari ini berulang tahun ke-48 tersebut. Selain cara yang tepat, yang harus diperhatikan adalah waktu mencuci. Menurut Saragih, seharusnya pencucian jas tidak terlalu sering. “Barometernya adalah bau. Jika sudah bau, harus cuci. Kalau menunggu kotor, bisa terlalu lama. Kebanyakan, jas warna gelap nggak kelihatan kotor,” tutur Saragih. Setelah mencuci, perawatan jas yang perlu diperhatikan berikutnya adalah cara menyetrika. Menurut Saragih, jas jangan disamakan dengan pakaian pada umumnya. Pada pakaian itu, tambah dia, harus tidak ada bekas lipatan. Misalnya daerah kerah. “Biasanya, orang menyetrika kerah hingga terlihat lipatan. Untuk jas, hal itu tidak boleh,” ungkapnya. Untuk menggosok, ujar Saragih, yang harus diperhatikan adalah suhu setrika. Pemilik jas harus memperhatikan level derajat yang ada. “Jika tidak ada petunjuk suhu untuk jas, perhatikan jenis kain. Biasanya, pada setrika ada pengatur...
read more

Tips Memilih Jas yang Cocok untuk Pria

Penampilan memang sangat perlu, apalagi bagi seorang pria yang ingin terlihat lebih bergaya dan keren, maka salah satu solusinya adalah dengan memakai jas. Namun tidak sedikit kaum cowok yang mengalami kesulitan saat menentukan model dan gaya jas yang harus dipakai. Nah berikut ini adalah beberapa tips cara memakai Jas yang pas buat pria agar terlihat serasi, terutama dengan ukuran dan bentuk badan, sehingga terlihat lebih perlente, keren, dan tentu saja jadi lebih ganteng and cool. Jas Yang Cocok untuk Pria Berbadan Kurus Untuk pria yang berbadan kurus atau super kurus alias krempeng, sangat cocok jika menggunakan jas yang memiliki 1 kancing dengan ukuran yang pas dengan badan. Tentu saja hal ini akan menghilangkan kesan kurus dan lebih menonjolkan sisi dada dan leher. Untuk dalemannya, akan serasi jika dipadukan dengan kemaja ber kerah kecil sehingga menutupi kondisi leher kebawah yang ber “tulang belulang”. Jas Yang Cocok untuk Pria Berbadan Sedang / Atletis Untuk Pria atau cowok berbadan sedang, tidak ada hal khusus yang harus diperhatikan, karena memang rata-rata jas di produksi untuk ukuran yang pas di tubuh pria berbadan sedang. Jas yang cocok adalah jas yang memiliki 1 sampai dengan 2 kancing. Untuk kemeja, disarankan untuk menggunakan yang berkerah sedang sehingga bentuk tubuh lebih terfokus dan celana jangan yang longgar atau lebar, sebaiknya menggunakan celana yang pas atau sedikit ketat untuk meningkatkan kesan macho. Jas Yang Cocok untuk Pria Berbadan Gemuk Untuk pria berbadan besar atau gemuk, jas yang cocok adalah jas yang memiliki 3 kancing dengan ornamen dan lipatan yang rada banyak. Tentu saja hal ini bertujuan untuk mengurangi kesan badan yang terlihat besar dan gemuk. Kemeja sangat disarankan untuk menggunakan yang pas dengan tubuh, terutama kerahnya jangan terlihat ketat atau kecil. Sangat membantu jika jas memiliki motif garis-garis vertikal lurus karena akan membuat tubuh terlihat lebih ramping. Sumber :...
read more

Paket Kebutuhan Upacara Pengantin

Semua orang dari manapun asal daerah, adat dan suku bangsanya,pasti menempatkan sebuah acara pernikahan dalam tradisi yang penuh ritual. Boleh dibilang,pernikahan dianggap sangat penting bagi perjalanan hidup setiap insan. Itulah sebabnya,dalam mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk merias dan mendadani pengantin, mempelai pria dan wanita diusahakan tampil istimewa, beda dari kesehariannya. Bukankah setiap manusia berharap bahwa upacara pernikahan yang akan dilakukannya merupakan upacara hanya dilakukan sekali seumur hidup. Maka, tidak usah heran bila perlengkapan yang dikenakan pengantin cukup mewah dan menarik. Pada upacara pengantin gaya modern, umumnya pengantin wanita dan pria mengenakan busana pengantin barat. Jenisnya  busana mulai dari yang sederhana hingga sampai yang rumit seperti gaya Victorian, peninggalan masa kerajaan Inggris dulu. Namun, dengan semakin perkembangan zaman masyarakat  terutama kaum muda, ternyata lebih suka meramaikan peristiwa pernikahan mereka dengan sederhana, praktis dan cepat tanpa meninggalkan suasana khidmat. Nampaknya, pada kaum muda sekarang sedang terjadi suatu perubahan nilai terhadap upacara dan busana pengantin. Kerumitan mulai dihindari, kesederhanaan banyak diminati. Sikap ini menjalar di Barat, bahkan sampai ke negeri kita. Kesederhanaan itu tidak cuma terlihat dalam tatanan ritual, tapi juga penampilan sang mempelai dan gaun pengantin yang dikenakan mempelai wanita. Kaum muda sekarang ingin yang serba praktis dan ekonomis. Tren Paket Pernikahan Tak heran bila penawaran paket-paket pernikahanpun kini menjadi tren, bahkan sampai diiklankan segala dimedia masa. Bagi yang tak mau repot-repot, perayaan pesta pernikahan lebih tepat diserahkan pada penyelenggara  Wedding Organizer (WO). Penyelenggaraan pernikahan merupakan kerja besar yang membutuhkan dana dan energi luar biasa besar. Itu terbukti dari sistem kepanitiaan yang sering kali terpaksa dibentuk oleh mereka yang punya hajat. Sejak jauh jauh hari, mereka harus mulai merancang undangan, lalu mencari gedung, pesan makanan untuk resepsi, dokumentasi dan mencari pembawa acara. Lalu urusan masih harus panjang lagi dengan persiapan upacara, memilih gaun pengantin (wanita), setelan jas khususnya pengantin, prosesi acara pernikahan, seragam pengirim, mobil pengantin dan sederet urusan lainnya. Pendek kata, penyelenggaraan pernikahan biasanya dibuat seistimewa dan semeriah mungkin, karena cuma terjadi satu sekali seumur hidup. Semua itu dapat dilayani oleh penyelenggara yang menyediakan paket-paket pernikahan. Sumber : Note...
read more